Kamis, 05 Februari 2015

Ingin Terhindar Dari Pikun, Konsumsi Makanan Ini




Faktor gizi dan pola hidup yang sehat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif seseorang, menurunnya kemampuan ini ditandai dengan terlalu sering lupa yang merupakan gejala awal kepikunan.

Kepikunan sendiri digolongkan dalam tiga stadium, yaitu stadium I: amnesia (lupa), stadium II: confuse (kacau); dan stadium III berupa demensia atau pikun.

Penderita kepikunan pada stadium pertama umumnya mengalami perubahan emosi, seperti malas, kurang bergairah, murung, cemas, dan lesu. Pada stadium dua, pendertita akan mengalami penurunan daya ingat, kurang berinisiatif, bahasanya berulang-ulang, tidak mengenal anggota keluarga dan sering mengalami disorientasi ruangan. Sedangkan pada stadium III, penderita akan mengalami gagal bahasa, tidak mengerti ucapannya sendiri maupun orang lain, kemampuan bicara yang berkurang, serta adanya gangguan motorik.



Berikut ini  makanan yang bisa anda konsumsi untuk mencegah kepikunan:
1.      Pisang
Kandungan vitamin B6 yang dapat memenuhi sebanyak 30% dari total kebutuhan vitamin B6. Pisang yang sifatnya padat gizi dan mampu memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan folat dalam jumlah yang cukup signifikan, dan juga sangat cocok untuk mencegah demensia sejak dini.
Untuk melakukan aktivitas otak memerlukan energy berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat.  Dengan mengkonsumsi dua buah pisang setiap hari ukuran sedang serta minum susu, akan memabtu mencegah kepikunan sedari dini.

2.      Vitamin B12
Berikut ini berbagai sumber makanan kaya vitamin B12:
Makanan
Kandungan Vit B12 (µg)
Kerang-kerangan
98.9
Hati
85.7
Kaviar (telur ikan)
54.6
Cumi-cumi
36
Ikan laut dalam
19
kepiting
11.5
Daging sapi
6.18
Lobster
4.04
Daging kambing
3.71
Telur bebek
3.78
Keju
3.34
Telur ayam
1.95

3.      Teh
Teh hijau dapat membantu mengurangi resiko kemunduran fungsi berpikir. Penelitian dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition pada febuari 2006 terhadap 1.003 warga senior di jepang yang berumur 70 tahun, ditemukan fakta bahwa meminum teh hijau dua cangkir setiap harinya terbukti mengalami lebih sedikit kemunduran berpikir dari pada mereka yang sedikit mengonsumi teh hijau.
Teh hijau maupun teh hitam mampu menghambat aktivitas enzim asetilkolin esterase (Ache) yang dapat merusakkan senyawa kimia pembawa pesan atau neurotransmitter asetil kolin. Salah satu ciri kepikunan dikarenakan menurunnya kadar asetilkolin. Selain itu teh juga mampu menghambat sekretase yang memiliki peranan di otak yang berkaitan dengan Alzheimer.
Selain itu zat polifenol yang terkadung dalam teh hijau, khususnya epigalokatekin alias AGCG dapat melindungi saraf dan membantu memperbaiki penyakit akibat kemunduruan saraf, seperti Alzheimer dan parkinson.

4.      Kacang-kacangan
Mineral boron yang ada pada kacang-kacangan dipercaya mampu memperlambat terjadi kepikunan. Boron merupakan mineral yang mampu memilihara kesehatan membran sel agar mampu tetap berfungsi normal menjalankan fungsinya sebagai lokasi tempat transfer zat gizi darah ke seluruh sel tubuh. Boron juga berfungsi menjaga kesehatan fungsi otak dengan cara menjaga kesehatan membran sel. Setidaknya otak kita membutuhkan 3 mg mineral boron per hari untuk menjaga agar otak dapat berkerja dengan baik.
     
Berikut makanan-makanan kaya boron:
Nama Makanan
Boron (mg/100g)
Kismis
4.51
Almond
2.82
Kacang hazel
2.77
Apricot (kering)
2.11
Avokad
2.06
Selai kacang
1.92
Kacang brasil
1.72
Kacang mede
1.15
Walnut
1.63
Kurma
1.08
Kacang merah
1.4
Kacang lentil
0.74
Buah persik
0.52
Madu
0.5





Tidak ada komentar:

Posting Komentar