Buang air kecil
berlebihan dan rasa haus yang luar biasa, adanya glukosa dalam urine, penurunan
berat badan secara berlebih dengan disertai muntah, mudah lelah, lemah dan juga
sangat sensitive, makan berlebihan terutama yang manis-manis, rasa sakit pada
kaki dan jari tangan, serta kadar gula darah yang tinggi merupakan di antara
tanda-tanda anda menderita diabetes.
Hal yang paling utama untuk mencegah
diabetes secara dini adalah dengan diet yang baik dan olah raga yang cukup
serta menerapkan gaya hidup yang sehat, termasuk menjaga pola makan anda.
Berikut ini, 5 jenis makanan yang bisa anda konsumsi untuk mencegah maupun
mengobati diabertes:
1.
Bawang Merah
Bawang merah sudah lama dijadikan sebagai
makanan favorit untuk mengendalikan gula darah. Para peneliti India melakukan
pemberian bawang merah utuh sebesar 25-200 g pada subjek yang ditelitinya,
bahwa semakin banyak bawang merah yang dikonsumsi, maka semakin besar kadar
gula darah yang berkurang. Baik itu dikonsumsi secara mentah maupun direbus.
Menerut peneltian, bawang merah memperngaruhi metabolisme gula dalam hati
atau metabolisme insulin, serta mencegah perusakan insulin. Kandungan alil
propel disulfide dan alisin pada bawang merah diduga mempunyai kemampuan untuk
menurunkan kadar gula darah.
Meskipun sudah sejak 1923 para ilmuwan
telah mendeteksi adanya zat penurun gula
darah dalam bawang merah, tetapi baru pada 1960-an para peneliti baru
berhasil mengisolasi senyawa antidiabetes yang ada pada bawang merah.
2.
Pare
Cara untuk mengolah pare sebagai anti
diabetes yaitu dengan dibuat jus, ambil satu buah pare segar yang sudah dijus,
lalu saring. Air saringan kemudian dipanasakan dengan api kecil 15-30
menit, jangan sampai mendidih. Kemudian
air diminum setelah dingin, sebaiknya lakukan setiap hari.
Pare diduga memiliki kompenen yang
menyerupai sulfonylurea. Obat jenis ini menstimulasi sel beta kalenjar pancreas
untuk memproduksi insulin lebih banyak dan meningkatkan deposit cadangan
glikogen di hati.
Pare memiliki lebih dari satu
mekanisme bahwa dosis efektif penurunan gula darah pare pada kelinci sehat
sebesar 0.5 gram/kg berat badang dan 1-1,5 gram/kg berat badan untuk kelinci
yang sengaj dibuat mengalami kencing manis.
3.
Kacang Merah
Indeks glisemik yang rendah pada kacang merah juga kandungan karohidrat
dan serta yang tinggi membuat kacang merah ini data membantu penderita diabetes
untuk mendapatkan manfaat kacang merah dan menurunkan resiko diabetes yang
dialami penderitanya.
Indeks Glisemik (IG) pada kacang merah yaitu 22-33. IG sendiri adalah
indeks untuk mengukur efek makanan terhadap konsentrasi gula darah. IG
merupakan suatu peringkat dari 0 sampai 100 yang menghitung kenaikan gula darah
setelah makan seporsi makanan yang menyumbang karbohidrat sebahanyak 50 g.
Kacang merah yang dicerna secara lambat membuat kadar gula darah
meningkat secara berlahan. Hal ini membuat insulin tidak kaget dan dalam
mencerna kacang merah tersebut hanya perlu insulin yang lebih sedikit.
4.
Kayu Manis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu melawan
diabetes dengan meningkatkan kepekaan insulin. Penelitian dilakukan kepada 60
orang penderita diabetes tipe 2 dengan kadar lemak pada ambang batas yang
tinggi. Kelompok tersebut diberikan 1-6 gram kayu manis untuk dikonsumsi. Hasil
yang didapatkan adalah kadar gula mereka yang mengonsumsi kayu manis turun 23%.
Polimer polifenol larut air pada kayu manis yang
terkandung dalam kayu manis meningkat sensitivitas fungsi reseptor insulin dan
pengembalian glukosa dari darah.
5.
Buncis
Kandungan stigmasterol dan sitosterol
yang terkandung dalam buncis mampu meningkatkan produksi insulin. Ini
dibuktikan oleh Yayuk Andayani dalam disertasinya di IPB pada 2003.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar