Kamis, 26 Februari 2015

9 Manfaat Tomat Untuk Tubuh



         

Tomat merupakan familia dari solanaceae, yang ternyata banyak mempunyai manfaat bagi tubuh. Kandungan vitamin B1, B2, B6, C, dan E mampu mencukupi kebutuhan vitamin tubuh kita, selain itu klorin dan sulfur yang ada pada tomat berkhasiat untuk detoksikan, yang menstimulasi kerja hati untuk membuang racun tubuh dan melindungi hati dari sirosis hati dan penyakit hati lainnya. 
Berikut ini kegunaan tomat dan cara pemakainnya untuk kesehatan dan kecantikan kita:
1.      Wasir
Cara penggunaan:
Rebus beberapa buah tomat yang sudah matang ke dalam sebuah minyak kelapa selama kurang lebih sepuluh menit, lalu saring dengan sepotong kain, setelah dingin, oleskan pada wasirnya.

2.      Tekanan darah tinggi
Cara penggunaan:
Makan buah tomat segar sebanyak 1-2 buah pada waktu pagi hari pada saat perut kosong.

3.      Memar pada kulit
Cara penggunaan:
Blender jus tomat dengan ditambahkan air jahe, lalu minum setelah dingin.

4.      Radang usus buntu, sakit kuning
Cara penggunaan:
Minum jus tomat, tiga kali sehari, masing-masing satu cangkir. Tetap berkonsultasi kepada dokter.

5.      Jerawat
Cara penggunaan:
Tambahkan 25 ml alcohol 70% pada jus tomat (100 ml), lalu kocok merata. Gunakna campuran tadi untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakuka 2-3 kali sehari.

6.      Demam
Cara penggunaan:
Cuci 3 buah  tomat yang sudah matang, lalu potong-potong seperlunya. Lumatkan dalam setengah cangkir air masak dan satu sendok makan madu murni. Peras dan saring, lalu diminum. Lakukan tiga kali sehari. Penderita diabetes dilarang keras menambahkan madu murni agar tidak mengakibatkan meningkatnya kadar gula darah.

7.      Radang gusi
Cara penggunaan:
Cuci buah tomat yang sudah matang, lalu dimakan mentah, lakukan sehari dua kali, selama kurang lebih satu bulan.

8.      Sariawan, ulkus di rongga mulut
Cara penggunaan:
Cuci buah tomat yang matang dua buah, lalu masak dengan ikan segar. Setelah dingin, makan. Lakukan  1-2 minggu hingga terjadi perbaikan.

9.      Ulkus lambung
Cara penggunaan:
Iris tomat masan dan jeruk yang diasamkan masing-masing satu buah, tambahkan satu sendok makan madu, lalu aduk merata. Makan sedikit demi sedikit, sehari 3-4 kali, selama tiga minggu.




Kamis, 12 Februari 2015

Pola Makan Menurut Golongan Darah




Peter D’Adamo,N.D dan ayahnya James D’Adamo, N. D yang menemukan pola makan berdasarkan golongan darah ini, mereka melakukan penelitian selama hampir 40 tahun.

Prinsip pola makan berdasarkan golongan darah ini didasarkan pada teori bahwa orang dengan golongan darah yang berbeda akan merespon makanan-makanan tertentu secara berbeda pula. Konsep ini didasarkan pada sejarah evolusi dan observasi kondisi lingkungan dan pola makan nenek moyang kita.
 
Rentang waktu antara 50.000-25.000 SM, semua orang memiliki golongan darah yang sama yaitu O, dimana pada zaman itu bertahan hidup dengan berburu dan makan daging. Sedangkan golongan darah A pada zamannya pola hidup mereka lebih agraris, kemudian golongan darah B dikarenakan perubahan iklim di pegunungan Himalaya, dan campuran darah A dan B pada masyarakat modern telah menghasilkan golongan darah AB. Berikut ini makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan berdasarkan golongan darah:
 
1.      Golongan darah O
            Makanan yang dianjurkan:
Daging rendah lemak seperti daging sapi, kambing, kalkun, ayam, ikan laut dan semua sayuran dan buah-buahan.

Makanan yang tidak dianjurkan:
Telur, susu, dan produk olahannya, seperti roti, pasta dari gandum, serta sayuran dari famili kol dan jagung.

2.      Golongan darah A
            Makanan yang dianjurkan:
Sayuran mentah atau rebus, miju-miju, kedelai dan produk turunannya seperti tempe dan tahu, serta buah beri dan plum. Konsumsi unggas dan produk-produk susu fermentasi dalam jumlah terbatas masih diperbolehkan.

Makanan yang tidak dianjurkan:
Semua daging, produk-produk susu berlemak, lada, tomat, jeruk, dan buah-buahan tropis.

3.      Golongan darah B
            Makanan yang dianjurkan:
Ikan laut, daging kambing, produk-produk olahan susu, oat, padi-padian, sayuran hijau, dan semua buah. Daging sapi, gandum, tomat, dan jagung boleh dikonsumi dalam jumlah yang terbatas.

Makanan yang tidak dianjurkan:
Ayam, daging babi, dan kerang.

4.      Golongan darah AB
           Makanan yang dianjurkan:
Daging kambing, kalkun, produk-produk susu fermentasi, seperti yoghurt dan krim, telur, nasi, tahu, buah plum, serta buah ceri.
Makanan yang tidak dianjurkan:
Daging asap atau yang diawetkan. Konsumsi daging sapi, gandum, jagung, buah-buahan tropis, jeruk dan pisang harus dibatasi. 
 
Hal yang positif dari pola makan menurut golongan darah ini yaitu konsep ini secara implisit menganjurkan kita untuk mengikuti pola makan yang telah diturunkan nenek moyang kita selama berabad-abad. So, golongan darah apa anda?